Sekarang Surfing di Sungai pun Bisa, Gokil!

Dilihat 104 kali

Jika biasanya Lo beraksi dengan papan surfing di lautan, maka sekarang kegiatan menyenangkan ini bisa dilakukan di sungai. Yup, tepatnya di Sungai Kampau, Riau, Lo bisa menemukan sungai yang memiliki ombak setinggi 6 meter dengan panjang gelombang mencapai 300 meter.

Yup, itulah yang disebut dengan gelombang Bono, salah satu keajaiban menakjubkan dari Indonesia. Tidak hanya wisatawan lokal, banyak nama-nama populer di dunia surfing yang rela menyisihkan waktunya demi menjajal keganasan ombak yang satu ini.

Walaupun berstatus hanya sebagai sungai, tapi jangan membayangkan kalian bisa dengan mudah menaklukannya. Coba saja Lo pikirkan, sungai yang satu ini sudah mampu menghasilkan ombak dengan ketinggian sekitar 4-6 meter. Sesuatu yang jarang dilakukan sungai lainnya di dunia.

Tantangan lainnya tidak hanya dari ombak dan panjang gelombangnya saja, statusnya sebgaai sungai yang memiliki air tawar, akan membuat kalian kesulitan untuk mengambang di permukaan sungai. Inilah alasan kenapa menaklukan ombak Bono sangat sulit dilakukan.

Hingga saat ini hanya peselancar asal Inggris, Steven King, saja yang sudah mampu mencatatkan namanya sebagai penakluk gelombang Bono. Sementara itu, peselancar lainnya harus rela gigit jari dan ditenggelamkan oleh gulungan ombak Bono.

Gelombang Bono sendiri tercipta karena pertemuan arus sungai dengan arus laut. Selain itu, arus angin dan tebing yang mengapit sungai Kampau pun turut andil menciptakan gelombang yang ganas ini. Alhasil, ombak Bono jadi salah satu ombak yang sulit diprediksi.

Tidak hanya itu, gemuruh suara air yang dihasilkan sungai ini pun akan membuat nyali para peselancar ciut sebelum menungganginya. Makanya, menunggangi ombak Bono tidak hanya butuh teknik dan pengalam saja, tapi nyali Lo pun harus gede.

Untuk mencapainya, ada dua dua pintu akses ke Kawasan Palalawan. Pertama, dari Batam Lo bisa langsung menyeberang pakai boat, atau bisa juga naik mobil selama 4 jam dari Pekanbaru. Jangan khawatir, di sana sudah banyak homestay kok. Jadi nggak perlu takut kemaleman!

Untuk menjajal ombak Bono, sebaiknya Lo datang di awal dan di akhir musim hujan, atau lebih tepatnya di Februari, Maret, Oktober hingga November. Di waktu ini, gelombang Bono sedang bersinar dan menunggu untuk ditaklukan. Selamat mencoba!