Loncat Tebing; Cuma Buat yang Nggak Takut Mati!

Dilihat 570 kali

Yang namanya loncat ke kolam renang dari papan loncat itu udah biasa. Kalau dari towernya, lumayan. Tapi kalau dari tebing dan langsung ke dalam perairan alami macam danau atau laut? Itu baru namanya anti-mainstream!

Sebutan kerennya buat yang suka jebar-jebur begini itu cliff jumper. Sementara olahraganya sendiri adalah cliff jumping atau tombstoning. Olahraga yang biasanya dilakoni para pencari tantangan yang bosan dengan pola berenang yang itu-itu saja ini membutuhkan perhitungan yang telaten jika sudah mencapai tingkat ekstrem.

Mereka yang pemula, biasanya akan langsung loncat dan menceburkan diri ke dalam air. Sementara mereka yang sudah jauh lebih menguasai olahraga ini, biasanya akan menambah tantangan dengan memilih tempat dengan gugusan batu karang yang potensial mencelakai mereka. Mereka harus benar-benar mempehitungkan dimana tempat pendaratan mereka nantinya (tentunya langsung ke dalam air). Sembari melontarkan diri dari pinggir tebing, para cliff jumper ini biasanya akan membumbuinya dengan salto, back dan front flip sebelum masuk ke air.

Ketinggian yang mereka tempuh sebelum melompat bervariasi, meski seperti olahraga penantang adrenalin lain, dalam cliff jumping juga berlaku makin tinggi makin bagus. Meski bagi anda yang ingin mencobanya, perlu diingat untuk tidak mendarat dengan posisi melintang. Kecuali anda memang ingin merasakan sakit yang luar biasa ketika permukaan air menghantam tubuh anda.

Mereka yang menempuh ketinggian ekstrem, biasanya akan sekalian menambahkan parasut dan menjadikan cliff jumping atau tombstoning ini sebagai BASE (Building, Antenna, Span and Earth) Jumping. Dimana para jumper akan melompat dan pada ketinggian tertentu, mereka akan mengembangkan parasut atau wingsuit untuk memperlambat dan mengarahkan laju mereka.

Di Indonesia sendiri ada beberapa spot menarik yang bisa anda jadikan tempat untuk menjajal cliff jumping atau tombstoning ini. Salah satunya adalah Nusa Ceningan. Di sini, anda bisa mencoba cliff jumping di bawah pengawasan penduduk setempat. Perlu diingat, arus di sini kuat. Jadi begitu anda mendarat, jangan lawan arusnya dan biarkan anda terbawa ke arah tangga yang ada di tebing. Pastikan anda memiliki pegangan yang kuat, karena terkadang ada ombak yang menghantam tangga tersebut.

So, gimana? Brave enough to try and take a leap of faith?