Teknik Aklimatisasi, Cara Praktis Menghindari AMS Saat Pendakian

Dilihat 66 kali

Pecinta alam pastinya udah nggak asing dengan aktivitas mendaki gunung. Selain menyehatkan, mendaki gunung ternyata punya sensasi tersendiri yang bikin kita lebih tertantang untuk menaklukan ketinggian.

Buat lo yang akan melakukan pendakian, harus nyiapin kondisi fisik dan mental. Terlebih, jika lo mau mendaki gunung dengan ketinggian lebih dari 4.000 mdpl, harus tahu dulu teknik untuk menghindari terkena penyakit Acute Mountain Sickness atau AMS.

Teknik untuk menghindari AMS adalah teknik aklimatisasi. Penjelasan simple-nya adalah teknik penyesuaian tubuh terhadap ketinggian tertentu.

Buat lo yang masih kurang paham teknik aklimatisasi, berikut cara melakukan teknik ini!

  1. Saat lo melakukan pendakian, jangan mendaki terlalu cepat saat memasuki zona ketinggian yang lebih tinggi.
  2. Jangan lupa minum secara teratur, karena proses aklimatisasi biasanya juga kehilangan cairan yang cukup banyak. Minumlah minimal 4-7 liter per hari.
  3. Makanlah makanan yang mengandung kalori tinggi.
  4. Istirahat dan tidur yang cukup dan teratur. Minimal istirahat 6-8 jam. Tubuh yang kurang istirahat dan tidur membuat kerja tubuh kurang maksimal.
  5. Upayakan tubuh lo tetap bergerak. Lakukan kegiatan ringan dan hindari melamun.
  6. Jangan pernah minum minuman beralkohol, tembakau, atau obat penenang. Kebiasaan ini bikin sesak nafas dan memperburuk gejala AMS.
  7. Pakailah baju dan peralatan sesuai dengan kebutuhan dan ketinggiannya.
  8. Jika lo mulai merasakan gejala penyakit ketinggian kayak pusing, mual, dan sesak nafas, jangan mendaki lebih tinggi lagi sampai gejala itu hilang. Jika gejala yang lo rasain meningkat, mendingan turun ke tempat yang lebih rendah.
  9. Yang wajib diingat, kemampuan aklimatiasasi setiap orang berbeda ya Bro. Pastikan setiap anggota dalam tim lo beradaptasi dengan baik terhadap ketinggian dan iklimnya sebelum naik ke tempat yang lebih tinggi.

Setelah lo tahu teknik aklimatisasi yang benar, lo juga masih dituntut untuk tetap sabar dan disiplin dalam melakukan pendakian. Mendaki gunung nggak cuma masalah cepet-cepatan naik ke pucuk Bro, tapi juga buat balik lagi dan berkumpul bersama orang tersayang di rumah.