Yuk Tes Daya Tahan Tubuh Lo Lewat Trail Running

Dilihat 243 kali

Kalau mendaki gunung pasti identiknya dengan jalan santai kan? Terus gimana nih kalau mendaki gunung tapi dengan cara berlari? Wah kebayang kan pasti capek banget. Trail running atau mountain running belakangan ini emang lagi banyak-banyaknya dirutinin sama banyak orang.

Trail running adalah kegiatan olah raga yang menggabungkan dua aktivitas sekaligus yaitu mendaki gunung dan berlari. Kegiatan trail running yang dilakukan di gunung memiliki trek yang bervariasi seperti berbatuan, tanah, atau pun pasir dan kerikil. Treknya sudah pasti menanjak dan menurun seperti trek-trek gunung pada umumnya bro.

Dalam melakukan trail running diperlukan peralatan-peralatan khusus yang tentunya tidak sama dengan apa yang dibawa ketika mendaki gunung. Peralatan dalam melakukan trail running relatif jauh lebih ringan dibandingkan dengan peralatan yang dibawa ketika mendaki gunung. Trai running ini sebenarnya merupakan pengembangan dari ultralight hiking.

Aktivitas ini harus memanjakan kaki dengan alas kaki yang tepat. Sepatu trail yang dipakai harus lah yang dirancang khusus yang mampu untuk digunakan pada trek gunung dan running biasa. Saat melakukan aktivitas ini pilih pakaian yang menyerap keringat dengan baik (dry fit). Tas yang digunakan tidak sama dengan tas ransel pendakian seperti carrier. Biasanya trail running menggunakan tas ransel sepeda atau hydropack berukuran kecil yang berfungsi untuk menampung air minum, makanan, obat-obatan, dompet, handphone, dan lain-lain.

Trail Running Gunung Gede

Sumber Foto : olahraga.kompas.com

Jangan lupa untuk selalu mempertimbangkan lokasi gunung yang bakal lo jajal. Perlu diketahui juga bahwa dalam trail running tidak memliki tujuan yang sama dengan pendakian gunung biasa, yaitu mencapai puncak, melainkan hanya menuju titik tertentu lalu kembali ke titik sebelumnya dengan durasi yang ditentukan. 

Untuk tahap awal atau pemula, trail running dapat dilakukan pada gunung yang memiliki trek yang cenderung ringan-sedang seperti Gunung Papandayan atau Gunung Rakutak. Sedangkan jika telah mencapai tahap expert silahkan mencoba jalur bebatuan panjang khas Gunung Gede jalur Cibodas. Selamat mencoba bro!

Sumber Gambar :

temanlari.com

Referensi Artikel :

wisatagunung.com