Menjajal Ice Skating di Penjara Beku Estonia. Berani?

Dilihat 98 kali

Biasanya lo yang suka ice skating bermain di pusat perbelanjaan kayak mal. Tapi, jika lo pergi liburan ke Estonia, lo bakalan rasain sensasi bermain ice skating dengan suasana yang berbeda.

Bukan di mal atau gedung khusus untuk ice skating, tapi lo bakalan main di lahan bekas penjara Bro! Rasanya campur antara senang dan juga deg-degan.

Kalau lo penasaran, lo bisa coba main ice skating di bekas penjara di kota Rummu, County Harju, Estonia. Konon, penjara ini dulunya adalah rumah buat para tahanan Uni Soviet saat kerja paksa di pertambangan disana. Nah, tahanan disana tugasnya mengeringkan air di tambang itu. Tahun 1991 saat Estonia merdeka, Uni Soviet ninggalin bangunan begitu aja termasuk penjara Rummu dan juga tambangnya.

Karena nggak ada lagi yang bekerja dan memompa tambang, air jadi merembes kembali dengan cepat ke penjara Rummu. Mesin-mesin tambang dan beberapa bangunan jadi tenggelam terendam air yang naik. Nggak berapa lama, lokasi ini jadi mirip sebuah danau dan ditinggalin penghuninya.

Penjara Rummu jadi saksi bisu kesengsaraan dan penderitaan para narapidana yang dulu tinggal disana.

Kalau lo datang kesana, suasana akan jauh berbeda. Saat musim dingin datang, air yang merendam bekas penjara Rummu ini akan membeku. Nggak heran, dengan ketebalan es yang bisa mencapai 3 sampai 7 centimeter,banyak orang datang buat main ice skating.

Satu hal yang makin bikin pengalaman ice skating disana nggak terlupakan, ternyata lapisan es yang membeku ini begitu bersih. Saking bersihnya, saat lo main ice skating, lo bisa lihat pemandangan bawah air berupa bekas penjara dan juga ikan yang menakjubkan. Keren banget kan?

Oh ya, petualangan di bekas penjara Rummu nggak cuma bisa dinikmatin saat musim dingin aja. Lo juga bisa datang di musim panas. Biasanya spot ini dipakai para penyelam penantang bahaya untuk explore keindahan bawah air di bekas penjara Rummu.

Sekedar info aja Bro, kalau lo diving disana, lo tetap harus ekstra waspada. Pasalnya reruntuhan bangunan, sisa pohon, sisa alat berbahaya, sampai sisa kawat berduri masih bisa lo temukan.