Susuri Gua juga Ada Tekniknya Bro

Dilihat 101 kali

Bro, ternyata menyusuri gua itu nggak cukup modal senter sama nyali gede saja, kalian pun butuh teknik khusus, terutama teknik rock climbing dan mountaineering yang jadi dasar dari teknik menyusuri gua. Selain itu, kalian pun wajib memahami ruang, medan dan wajib membawa beberapa personal equipment.

Nah Bro, biar selamat dan mampu menemukan apa yang kalian cari, berikut merupakan trik sederhana untuk menyusuri gua atau teknik caving, sesuai dengan karakteristik gua itu sendiri.

Gua berlumpur

Kebanyakan karaktehr gua di Indonesia adalah berlumpur. Walaupun begitu, kondisi ini sebenarnya nggak masalah karena bisa disusuri dengan teknik biasa. Tapi yang jadi masalah, kalau ketebalan lumpurnya mencapai ketinggian tertentu, contohnya sampai lutut atau bahkan sampai dada.

Dalam kondisi ini, menyusuri gua dengan teknik seperti berenang merupakan pilihan yang paling tepat, terutama untuk menghemat tenaga, sekaligus meraba kedalaman lumpur.

Gua berair

Gua berari sebenarnya bisa disusuri dengan teknik yang sama seperti gua berlumpur. Tapi yang jadi masalah, jika kedalaman air dalam gua tidak bisa diprediksi, termasuk bagaimana kondisi permukaan gua dan mahluk apa saja yang hidup didalamnya.

Untuk itu, mengenakan pakaian menyelam, dan mengetahui prosedur penelusuran merupakan hal yang wajib dilakukan. Selain itu, penelusuran gua seperti ini sangat disarankan dipandu oleh profesional.

Kondisi tertentu

Kalau kalian menemukan menemukan gua berair dengan arus sungai bawah tanah yang deras, mendingan kalian berlawanan arah atau up-stream, hal ini dilakukan agar ketika terpeleset atau tenggelam, harapannya kita bisa kembali ke titik semula, tidak menjauh atau bahkan menghilang.

Selain itu, menelusuri gua dengan lorong panjang dan lebar, sangat dibutuhkan peralatan tambahan, termasuk pelampung dan perahu karet. Selain itu, kalau terpaksa berjalan down stream atau searah arus, sebaiknya tingkatkan kewaspadaan. Targetnya, jangan sampai terpeleset dan jatuh!

Selain itu, kalian pun harus mengetahui jika gua terbagi dalam dua kategori, yakni horizontal cave atau gua horizontal dan vertical cave atau gua vertikal. Khusus untuk horizontal cave, gua ini memiliki lorong berbentuk horizontal, terkadang berkelok dan punya kontur menanjak dan menurun.

Sedangkan gua vertikal, atau Vertical Cave, gua ini punya lorong berbentuk vertikal mirip sumur, atau yang biasa disebut dengan gua potholing. Untuk menyusuri gua ini, kalian wajib menggunakan perlengkapan dan teknik rock climbing. So, sudah siap menjelajahi gua Bro?