10 Pelajaran Berharga dari 30 Hari Road Trip di Australia

Dilihat 556 kali

Berbicara perjalanan, tidak ada yang dapat mengalahkan keseruan road trip atau perjalanan lewat darat bersama sahabat maupun teman baru. Terutama di negara luas yang dilengkapi dengan hutan, gurun, dan pantai tak berkesudahan seperti Australia. Di suatu puncak musim panas ketika berada di Australia saya berkenalan dengan beberapa backpackers dari negara lain. Kami pun sepakat untuk pergi dengan satu mobil dari Perth menuju Melbourne dalam batas waktu tiga puluh hari. 10-Pelajaran-Berharaga-Road-Trip-Australia-8 Waktu yang melimpah membuat kami melewati hari tanpa itinerary. Rencana demi rencana disusun dan berganti sesuai kondisi. Perbedaan keinginan dan budaya, ditambah keterbatasan biaya menjadi faktor yang membuat road trip di Australia menjadi sebuah pengalaman yang tak terlupakan. Inilah 10 pelajaran berharga dari 30 hari road trip di Australia yang merubah cara pandang hidup saya: 10-Pelajaran-Berharaga-Road-Trip-Australia-1
  1. Kembali Kepada Kesederhanaan
Tinggal dekat dengan alam mampu merubah definisi kita akan kemewahan. Setiap hari sebelum senja kami menepikan kendaraan dan mulai mendirikan tenda. Lokasi tempat menginap selalu berganti; terkadang di pinggir jalan, halaman sekolah dasar, beberapa meter dari pantai yang sepi, atau di tepi hutan. Kami lebih banyak menjumpai kanguru daripada pancuran untuk mandi dan mencuci pakaian. Malam selalu diselimuti kegelapan karena listrik jelas merupakan suatu kemewahan. Namun, di lokasi yang jauh dari peradaban manusia itulah jutaan bintang muncul dan memancarkan sinarnya yang paling terang. Saat itu saya tersadar bahwa hidup menjadi lebih bermakna jika dijalani dengan sederhana.
  1. Pengalaman terbaik seringkali terjadi secara spontan
Dalam perjalanan, di setiap tikungan telah menanti berbagai hal-hal baru dan kejutan. Karena tidak memiliki rencana, setiap saat kami bisa bertanya pada orang lokal maupun sesama pejalan akan hal-hal seru apa yang bisa kami lakukan. Jika tidak ada tempat untuk bertanya, kami bebas untuk masuk lebih dalam ke tengah hutan atau menyusuri tebing-tebing di tepi pantai untuk menguak tempat-tempat indah yang jarang terjamah. Saya belajar untuk mengasah rasa ingin tahun dan berkata ‘iya’ terhadap petualangan. 10-Pelajaran-Berharaga-Road-Trip-Australia-3
  1. Rencana adalah opsional, peta adalah esensial
Bukan sinyal telekomunikasi, listrik, maupun internet yang menjadi barang berharga ketika road trip di Australia, melainkan peta. Spontanitas bisa merubah petualangan menjadi malapetaka jika kita tersesat di  pedalaman tanpa peradaban, persediaan bensin, atau bahan pangan. Selain dipakai untuk menavigasi arah dan mengukur jarak tempuh antar kota, peta juga berguna menunjukkan lokasi tempat peristirahatan yang bisa dipakai untuk mendirikan tenda. 10-Pelajaran-Berharaga-Road-Trip-Australia-4
  1. Momen untuk berfoto ada di mana-mana
Ini adalah salah satu alasan kenapa road trip selalu menang dari jenis perjalanan lainnya. Pertama, pemerintah setempat telah menyiapkan platform pengamatan pemandangan di lokasi-lokasi yang mudah dijangkau oleh kendaraan. Kedua, kita punya kebebasan untuk berhenti kapanpun kita mau untuk mengambil momen yang tidak dapat diulang—baik itu ketika berada di papan petunjuk arah yang unik, maupun ketika melihat kawanan emu melintas di tengah jalan raya. Setiap foto mempunyai kisah seru di baliknya. 10-Pelajaran-Berharaga-Road-Trip-Australia-5
  1. Alam memang ramah, namun juga berbahaya
Keindahan alam Australia sering kali membuat kami lupa bahwa benua ini merupakan rumah bagi beragam spesies binatang paling berbahaya di dunia. Dalam perjalanan ini kami memang tidak sampai menjumpai ular atau anjing liar yang hidup bebas di gurun, tetapi suatu pagi saya mendapati anak kalajengking berada di bawah tenda. Kami memang tidak terlihat hiu di pantai tempat kami berenang. Namun, seekor ikan pari penyengat berkeliaran tak jauh dari tempat saya berdiri. Belum lagi rasa terkejut saat laba-laba besar jatuh ke atas meja saat kami menyiapkan makan malam. 10-Pelajaran-Berharaga-Road-Trip-Australia-10
  1. Mengapresiasi keheningan
Saat itu kami telah berkendara lebih dari 2000 km ke tengah benua. Di sekeliling kami hanya ada gurun tandus, bintang, dan keheningan. Keheningan baik itu di dalam kegelapan, di tengah hutan, maupun di tepi lautan, membuat kita berinteraksi dengan alam dan tentunya diri sendiri. Keheningan memberi kesempatan pada kita untuk menutup mata, menarik napas lebih dalam dan merefleksikan berbagai kejadian yang telah terjadi hingga detik ini. 10-Pelajaran-Berharaga-Road-Trip-Australia-6
  1. Manusia tidak bisa mengontrol segalanya
Alam lebih berkuasa. Dalam perjalanan, sebaik apapun kita membuat rencana, banyak hal akan terjadi di luar kemampuan kita—hujan deras di tengah musim panas, jalan rusak yang membuat kita harus memutar, atau karantina sayur dan buah saat melintasi perbatasan negara bagian Western Australia dan South Australia. Meminjam istilah teman perjalanan saya, shit happens but that’s what makes road trip interesting. Hal ini justru mengasah kemampuan untuk beradaptasi akan berbagai situasi yang hidup akan lemparkan kepada kita. 10-Pelajaran-Berharaga-Road-Trip-Australia-9
  1. Menyadari arti sebuah kedekatan
Tak peduli seberapa lama kita mengenal rekan seperjalanan kita, berada dalam satu mobil selama 30 hari akan menguji seberapa besar kesabaran yang kita punya. Setiap saat kami harus berdiskusi untuk mengambil keputusan yang mempengaruhi arah perjalanan. Perbedaan budaya, keinginan dan biaya dapat menimbulkan perbedaan yang mengakibatkan ketidaknyamanan. Namun, sebuah perjalanan merupakan salah satu cara terbaik untuk mengenal karakter seseorang. Tidak ada tempat untuk memasang topeng atau menjual kepura-puraan. Kalau tidak cocok, mereka akan menghilang. Namun, jika lulus ujian, kau akan mendapat sahabat sejati yang selalu bisa diandalkan. 10-Pelajaran-Berharaga-Road-Trip-Australia-7
  1. Tidak akan pernah ada kata cukup
Sesuai kata pepatah, you can do anything, but not everything. Terutama ketika melakukan perjalanan di negara sebesar Australia. Butuh berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun untuk menyisir setiap jengkalnya. Daripada menjejalkan hari dengan berbagai macam agenda, saya belajar untuk berjalan lebih pelan untuk menikmati setiap setiap tempat yang dilewati sekaligus momen yang sedang terjadi.
  1. Hidup adalah perjalanan
Segala hal yang terjadi ketika road trip memberikan pelajaran, bahwa bukan destinasi maupun tempat indah yang menjadikan sebuah perjalanan menjadi berkesan, melainkan orang-orang yang ditemui sepanjang perjalanan, upaya untuk beradaptasi dengan keadaan, dan kesempatan untuk mengenal diri sendiri lebih dalam. Itulah mengapa, road trip merupakan salah satau cara terbaik untuk melihat dunia.