Menaklukkan Terjalnya Paras Gunung Parang

Dilihat 8084 kali

Rock climbing...

Mendegar namanya saja, sudah terbayang bebatuan tajam, ketinggian yang bisa bikin dengkul lemas, dan lengan yang nyeri karena menahan beban tubuh sendiri. Memang bagi sebagian besar orang, kegiatan ini mungkin identik dengan kata nekat, tak sayang nyawa dan bahkan gila. Tapi buat sebagian orang lagi, memanjat paras-paras tebing dan gunung yang terjal adalah kegemaran, hidup dan sebuah pelajaran berharga.

Sama dengan halnya Miftah si Manusia Cicak dari Gunung Parang.

Pemilik nama asli Miftahuddin ini dikenal telah berhasil menaklukkan Tebing Parang Tower 3 melalui jalur Bandung Rock hingga ke teras 4 tanpa menggunakan pengaman.

Dan kali ini, pria kelahiran Kampung Cihuni ini dengan senang hati menemani saya meniti terjalnya Gunung Parang. Saya yang tak biasa melakukan pendakian, tentu belajar banyak secara langsung darinya.

Selama pendakian, saya merasakan sendiri bagaimana tubuh saya dihajar habis-habisan oleh teriknya matahari dan beratnya medan. Sempat terpikir keinginan untuk mundur, tapi karena melihat kegigihan Kang Miftah, saya urung melakukannya.

Pada akhirnya, ketika saya tiba di puncak, saya seperti dibuka matanya. Selama ini, saya sudah terlalu sombong. Dan pengalaman saya meniti terjalnya gunung Parang ini, mengajarkan saya untuk selalu menunduk dan menjadi manusia yang sebenarnya.