Sebarkan Cinta Dalam Tarian Tetek Alu

Dilihat 2381 kali

Di zaman serba modern seperti saat ini dirasa tak mungkin untuk tak dapat menemukan jodoh. Akses informasi yang sangat mudah membuat jodoh tak jauh dari berada dalam daftar teman yang ada dalam social media yang kita miliki semisal facebook, what app, line bahkan twitter. Jika jejaring social tersebut dirasa kurang, Perfect Match Jakarta yang baru rilis sebagai situs menemukan belahan jiwa bisa turut dicoba.

Namun apakah kita pernah berpikir, bagaimana jika tak ada akses internet sama sekali, atau bagaimana jika kita di lahirkan di daerah timur Indonesia tepatnya di Pulau Flores? Jika tidak, anda mungkin harus mencoba bermain dan menari bersama masyarakat Manggarai Barat khususnya desa Cecer. Disana terdapat permainan tradisional seru yang dikemas dalam tarian, hanya menggunakan bamboo sebagai sarana kreatif mengolah gerakan dan ketepatan yang disatu padukan dengan alunan music Tradisional.

Tarian ini hanya membutuhkan 8 orang yang dilakukan oleh pria dan wanita, 6 orang memainkan bamboo sisanya bermain melewati satu demi satu. 2 orang yang memainkan harus melewati atau menghindari kaki agar tak terjepit oleh bamboo setelah beberapa putaran maka selendang yang dikalungkan oleh penari memilih salah satu orang yang dianggap jodoh oleh mereka untuk diajak bermain. Sungguh tarian yang sederhana serta seru ketika dipandang mata.

Tarian yang diyakini sebagai rangkaian selebrasi atas berkah yang diberikan oleh yang maha kuasa ini. Membuat kami ingin mencoba. Keinginan tersebut masih ada di kepala namun tak sengaja selendang tersebut malah dikalungkan di kepala saya. Selepas itu mau tak mau saya harus mencobanya. Jika penari aslinya pintar menemukan irama gendang yang pas jika ketika bermain tetek alu, saya pun tak mau kalah dengan tempo yang sedikit diturunkan irama musik menjadi penyemangat hingga saya berhasil menghindari satu demi satu jeratan bamboo.

“horeeee” sebuah ungkapan selebrasi keberhasilan mewakili rasa senang yang terpatri di wajah saya. Bahagia telah mencoba, seakan tarian ini adalah salah satu bagian permainan tradisional yang dulu pernah kita mainkan. Masalah jodoh? Tentu para wanita didesa cecer tak memilih saya. Saya kan bukan asli putra daerah sana (ngeles). Hahahhaa

Ingin rasanya membawa tarian ini hingga ke Jakarta, agar menjadi tradisi bagi kami sewaktu mengadakan party di pantai tak hanya gitaran gak jelas di bawah api unggun tetapi melakukan tarian ini agar suasana bisa menjadi semakin seru dan menantang. Siapa tahu pencarian akan soulmate kita bisa berawal dari tarian ini kerena terpesona oleh gerakan serta musik tradisional yang sedikit dimodifikasi dengan musik folk ala Jack Johnson.

So, it’s time to spread your love with Tetek Alu Dance.