Nyari Taman Bawah Laut Keluar Negeri? Jangan Sepelein Yang Di Ambon Ini !!

Dilihat 626 kali

Indonesia banyak memiliki pulau pulau eksotis, salah satunya adalah keindahan taman bawah laut Pulau  Ambon.

Ambon_IMG_2663_RQL_SA

Ambon, salah satu titik penyelaman yang banyak diburu oleh para penyelam karena keanekaragaman hayati yang tinggi di dalam sana, juga beragamnya tipe penyelaman, jarak pandangnya lebih dari 20 meter, sangat jernih di kedalaman 10 hingga 30 meter. Bukan hanya bawah lautnya saja yang memukau, keindahan daratnya pun cantik, pantai-pantai berpasir putih dan berair jernih, kebudayaan asli suku bangsa Maluku masih terus dijaga hingga kini selain itu kekayaan hasil alamnya cengkeh dan pala yang membuat bangsa lain berebut untuk menguasai Ambon sejak zaman penjajahan dulu hingga perang dunia dan banyak terdapat peninggalan bersejarah seperti Benteng, Masjid & Gereja juga kulinarinya yang lezat dan beragam.

Ambon_IMG_3785_RQL_SA

Lebih dari 40 titik penyelaman di Ambon dengan beragam tipe seperti muck dive, wreck, cave dive, pelagic, volcano juga beragam softcoral dan hardcoral berwarna warni. Desa Hukurila yang terletak di selatan Pulau Ambon, di tempat ini terdapat gua bawah laut yang sangat menakjubkan. Ketika saya ingin memasuki gua bawah laut tersebut, ada prasaan sedikit takut dan was-was karerna saya memasuki celah, ya!

Ambon_Hukurila Cave_IMG_1655_RQL_SA

Banyak terdapat celah-celah sebagai pintu masuk ke dalam gua tersebut yang mengantarkan kita ke dalam gua yang luas, saling berhubungan dan menyatu, namun ketika berada di dalam gua bawah laut ini membuat saya takjub, warna warni coral dengan berbagai ukuran dan bentuknya sangat cantik ditambah semburan matahari yang masuk melalui celah-celah pintu masuk gua menambah keindahan gua bawah laut Hukurila ini.

Ambon_Hukurila Cave_IMG_2618_RQL_SA

Jarak pandang yang jernih di kedalaman 20 meter dengan air yang cukup berarus dipagi hari menjadikan titik penyelaman ini banyak dituju untuk penggemar cave dive. Selain itu ada juga titik penyelaman gua bawah laut yaitu di Pintu Kota, yang merupakan landmark Pulau Ambon karena berbentuk sebuah lubang di ujung tebing yang menyerupai pintu. Dibawah tebing batu ini terdapat gua bawah laut di kedalaman 25 meter, ditempat ini musti lebih berhati hati karena cukup berombak di surface dan arus disini cukup kuat  yang menjadikan banyak terdapat plankton untuk makanan ikan-ikan yang mudah ditemukan ditempat ini.

Ambon_IMG_3042_RQL_SA

Tidak kalah uniknya dengan tipe titik penyelaman ini, yaitu muck dive yang berada di Desa Laha, titik penyelamannya dekat dengan kapal-kapal nelayan yang bersandar, terdapat beberapa titik penyelaman di daerah ini, yaitu Laha 1, Laha 2 & Air Manis, banyak sekali biota laut yang hidup ditempat ini yang menjadikan surganya untuk fotografer macro, diantaranya moray eel yang sangat banyak ditemukan.

 Ambon_Laha_IMG_2942_RQL_SA

Sampai-sampai di satu celah karang bisa terdapat 2 hingga 3 moray eel sekaligus.

Ambon_Laha_IMG_2714_Freckled Moray, Siderea thrysoidea_RQL_SA

berbagai macam crustacea, rhinopias, stonefish, frogfish, cuttlefish, octopus, pipefish, yellow boxfish, mandarinfish, berbagai jenis nudibranch hingga schooling jackfish bisa ditemukan di Laha. Hanya di kedalaman 7 meter hingga belasan meter saja kita sudah bisa melihat berbagai macam biota yang belum tentu ditemukan di titik penyelaman lain.

Ambon_Tanjung Haur_IMG_3139_Long Noise Hawkfish, Oxycirrhites typus_RQL_SA

Di pesisir Desa Wayame, di depan Pertamina tidak jauh dari pantai terdapat tipe titik penyelaman wreck dive, lokasinya mudah ditemukan karena ditandai dengan pelampung besar yang terikat dengan rantai kapal hingga menuju bangkai kapal. Jenis bangkai kapal kargo dari Belanda ini tenggelam pada perang dunia ke-2, bangkai kapal ini sudah banyak ditumbuhi karang lunak dan keras, juga tempat tinggalnya ikan-ikan karang. Di kedalaman 10 meter sudah bisa melihat bangkai kapal ini hingga ke puluhan meter, namun kami hanya menyelam hingga di 18 meter saja karena jarak pandang disini kurang baik.

Bila ingin menyelam lebih santai bisa dilakukan di Muis point, terletak di Tapal Kuda, di namakan Muis point karena lokasi ini tepat berada di depan rumah dinas Bapak Muis pada saat itu, beliau  adalah seseorang yang sangat peduli dengan kondisi laut di Indonesia, pada titik penyelaman ini sangat mudah di akses melalui entry beach dan hanya di kedalaman 6 hingga 10 meter saja kita sudah bisa melihat banyaknya softcoral yang tumbuh sehat ditempat ini selain itu, schooling fish ekor kuning, nudibranch, udang, kepiting dan kelebihan tempat ini adalah banyak sekali ditemukan anemone fish (clownfish). Jarak pandang hingga mencapai 20 meter, tidak berarus dan cocok untuk snorkeling.

Ambon_Shipwreck_IMG_1618_RQL_SA

Meskipun saya sudah beberapa kali mengunjungi Ambon, namun tidak pernah bosan meyelam di perairan pulau ini.

Karena kekayaan bawah laut yang menakjubkan yang membuat saya selalu ingin kembali lagi dan begitu banyak titik penyelaman dengan berbagai macam tipe, dari yang mudah hingga “menantang”,   Menyelam kegiatan yang aman dilakukan bila kita mengikut prosedur yang benar.