Jadi Saksi Gokilnya Pesona Raja Ampat di Bukit Pianemo

Dilihat 3246 kali

Pertama diajak ke Raja Ampat gue ragu banget, bro! Tempat ini kan dikenal banget dengan pemandangan bawah lautnya yang dahsyat, sementara gue nggak bisa renang, bahkan gue takut untuk berenang. Tapi semua temen gue meyakinkan gue untuk tetep ikut dan mereka berjuta kali bilang kalau pemandangan di atas airnya juga kece! Gue nggak bakal mati gaya katanya. 

Baiklah, demi pertemanan gue akhirnya berangkat juga ke Raja Ampat. Browsing kiri-kanan, brooooo… Gue nemu beberapa pemandangan yang gue pengen banget lihat secara langsung.

Waktu gue dan teman-teman main ke Raja Ampat langitnya agak mendung, tapi hari itu kami sudah menyusun rencana akan pergi ke mana saja dan kami sudah berharap  untuk melihat indahnya Raja Ampat. Ditambah, kami sudah bangun sangat pagi dengan tujuan semua rencana kegiatan hari itu bisa tercapai.

Berdiskusi sebentar dengan kapten kapal dan untungnya kami tetap bisa meneruskan rencana “agak ombak sedikit laut tak mengapa, ya?” kata Pak Kapten, “asal aman, kita bisa jalan terus” sahut kami. Inget bro, liburan tetap harus jaga keselamatan!

Hari itu gue dan teman-teman berencana mengunjungi beberapa spot di gugusan Raja Ampat: Batu Pensil, Pulau Pasir, dan yang paling gue incer adalah Bukit Pianemo! Perjalanan dari Pulau Waisai menuju ke Bukit Pianemo dengan speedboat itu butuh waktu 2 jam, bro. Jauh ya?! Eh tapi sepanjang perjalanan lo bakal ngeliat pemandangan yang keren, mulai dari gradasi warna air laut, pulau-pulau berpasir putih, dan yang bikin gue dan teman-teman terkagum-kagum sih batuan karst berukuran besar dan banyak sekali jumlahnya.

Kalau lo melewati spot Batu Pensil siap-siap aja kepala lo pegel karena sibuk nengok kanan-kiri, atas-bawah. Gila itu sih, pemandangan di sekeliling gue kece banget. Gue sampe bingung sendiri pemandangan kaya gini ternyata ada di negara gue sendiri.

Sampe di Bukit Pianemo kami langsung bergegas naik tangga demi segera mencapai ke puncak bukit. Maklum, pas kami tiba mendadak cuaca cerah. Gaspol dong semua menaiki 250 anak tangga tersebut dan untung banget sejak 2 tahun lalu dibuatkan tangga, kalau nggak lo semua mesti manjat tebing batu, men! Nyampe di atas meski napas ngos-ngosan tapi pemandangan atasnya spektakuler banget!

Kami ngabisin waktu lama juga di sana, sob… Mulai dari bengong doang, trus sadar dan jejingkrakan bareng dilanjutkan berfoto. Semua sudut kece maksimal di sini. Turun dari Bukit Pianemo gue sakit rahang, men. Gue kebanyakan nganga saking bagusnya pemandangan dari atas. Hahaha…Terbayar sudah semua perjalanan panjang yang kami lakukan untuk ke Bukit Pianemo. Kali ini gue bersepakat dengan teman gue kalau Raja Ampat emang pemandangan atasnya juga bagus. Buat gue malah luar biasa!

Teks dan Foto: Jonathan Thamrin