Aturan-Aturan Adventuring Yang Sebaiknya Jangan Lo Langgar!

Dilihat 108 kali

Sebagai seorang petualang, pemula maupun senior pasti ada aturan-aturan penerapan teknik berkegiatan di alam bebas kan?! Aturan-aturan tertulis seperti jangan membuang sampah sembarangan pun terkadang masih diabaikan oleh segelintir orang yang kepekaannya kurang. Disamping itu, aturan-aturan yang dimaksud pun adalah aturan-aturan tidak tertulis yang berlaku di alam bebas, terlebih  lagi kalo lo orang Indonesia.

Kearifan Lokal

Sumber Foto : laminoadi.yolasite.com

Di Indonesia, masih banyak daerah-daerah yang masih memegang teguh kepercayaan-kepercayaan nenek moyang, adat istiadat, kebiasaan-kebiasaan daerah, kearifan lokal, dan segala bentuknya. Mau dimana pun kita berada, biasakan terlebih dahulu mencari tahu aturan-aturan tidak tertulis tersebut dari warga lokal. Seperti contohnya, di Gunung Ciremai ada kepercayaan kalau ingin selamat para pendaki harus bawa ikan asin, karena di Pos Pangasinan Gunung Ciremai jalur Linggarjati/Linggasana konon katanya tempat bertapanya Sunan Gunung Jati yang pada saat itu hanya memakan ikan asin pada saat mendaki puncak Ciremai.

Hal-hal seperti ini boleh percaya boleh juga tidak. Kalau lo percaya ya silahkan dilakukan, kalau nggak percaya jangan menghujat, niscaya perjalanan lo selamat sampai pulang kembali ke rumah. Pada intinya adalah setiap perjalanan kita pasti ada etika-etika dasar tak tertulis yang berlaku di setiap daerah dengan keunikannya masing-masing. 

Lindungi alam, jaga kebudayaan kita, hormati kearifan lokalnya, jadilah seorang petualang yang bijaksana ya bro! Salam Adventuring!

Sumber Gambar : chiochiochio.wordpress.com