Mixology, Kawinan Kuliner Asia dan Eropa yang Bikin Ngiler Tingkat Dewa!

Dilihat 218 kali

Bro, pernah membayangkan bagaimana jadinya jika kuliner khas Asia digabungkan dengan kuliner khas Eropa yang lebih sederhana? Inilah inovasi unik di dunia kuliner yang belakangan ini disebut dengan istilah Mixology ala Chef Sigit Untoro dan Mixologist Doni Irianto Purba di Baxter Smith.

Chef Sigit sendiri bukanlah orang asing di dunia kuliner. Peracik makanan super spesial ini dikenal sudah berpengalaman lebih dari 17 tahun di dunia kuliner. Alhasil dengan kemampuannya ini, Chef Sigit dinilai kompeten untuk menampilkan rangkaian European and Asian fussion with a twist.

Dengan konsep ini, tentu saja setiap hidangan yang disajikan di Baxter Smith, dijamin akan mampu menawarkan citarasa spesial lewat bumbu yang nggak biasa.

Contoh sederhananya adalah tuna tataki. Makanan khas asal Jepang yang dikenal sangat lembut dengan bumbu jahe yang sempurna ini berhasil dikombinasikan dengan ponzu dressing yang gurih untuk menghasilkan rasa unik khas Asia dan Eropa dalam satu sajian.

Ada lagi sajian kombinasi roast pumkin dan beetrot salad, dimana makanan ini berhasil memadukan labu, almond dan mixed lettuce ke dalam salad dengan truffle dressing yang sangat lembut.

Masih belum cukup? Tenang saja, Mixology lainnya tersaji dari pan seared salmon yang berhasil menggabungkan hidangan klasik ikan salmon dengan tambahan orange cardamom sauce dan rempah berbeda untuk menghasilkan hidangan yang lebih lekat di lidah.

Jangan lewatkan juga linguine prawn bloody mary sauce yang super lezat. Makanan ini terinspirasi dari minuman bloody mary yang kaya rasa dan mampu memberikan rasa segar, asam, gurih dan manis dalam paduan kuliner yang sangat sempurna.

Dalam keterangannya, Chef Sigit sendiri mengaku memasukan bumbu-bumbu khas Indonesia dalam beberapa makanan olahannya, seperti jintan dan kapulaga. Biasanya bumbu khas Indonesia ini dimasukan dalam saus untuk masakan Eropa dan Asia, seperti tuna tataki dan lainnya.

Gimana bro, berminat untuk mencicipi Mixology alas Cgef Sigit yang mampu menampilkan masakan Asia dan Eropa dalam satu sajian?