Mengenal Simpul-Simpul Tali Part 1

Dilihat 619 kali

Tali termasuk salah satu material yang memiliki banyak manfaat atau kegunaan. Tali dapat digunakan untuk mengikat barang, membuat jebakan, menyeberang jembatan, menjerat binatang buruan, mengangkat beban, atau sekedar bermain layang-layang. Agar bisa memanfaatkan tali secara optimal, simpul menjadi bagian penting yang perlu kamu kuasai. Simpul bisa membuat penggunaan tali lebih efektf dan efisien. Tidak hanya itu saja. Penggunaan simpul konon bisa juga membuat tali lebih awet dan tahan lama.

Ada banyak macam simpul. Pastinya setiap macam simpul memiliki kegunaan yang berbeda. Macam simpul dasar diantaranya simpul hidup, simpul mati, dan simpul pangkal yang kerap diajarkan dalam kegiatan kepramukaan. Cara membuat simpul yang satu dengan simpul yang lain pun tidaklah sama. Adapun berikut ini diberikan beberapa macam simpul dasar lain yang bisa kamu coba buat beserta kegunaannya:

Simpul Tambat (Timber Hitch)

Simpul tambat atau Timber Hitch termasuk macam simpul sederhana. Kegunaannya untuk mengikatkan tali pada benda lain yang lebih besar, penguat tiang, dan merupakan awalan untuk ikatan silang.

Untuk membuat simpul tambat cukup mudah sebenarnya. Kamu bisa mengawali dengan membelitkan tali pada benda yang ingin ditali misalnya batang kayu. Tautkan ujung tali sampai membentuk mata tali di bagian badan tali. Belitkan ujung tali tepat melingkari badan tali dan posisikan bersentuhan dengan batang kayu. Ulangi sampai didapati beberapa banyak belitan yang bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan atau ukuran dari batang kayu. Bila sudah tarik badan talik sembari mendorong mata tali sampai terasa erat dengan batang kayu.

Simpul Jangkar (Cow Hitch)

Simpul jangkar atau cow hitch biasanya digunakan untuk mengikat jangkar, membuat dragbar, usungan darurat, atau menautkan tali secara cepat pada benda lain.

Simpul jangkar bisa kamu buat dengan mudah. Untuk membuatnya kamu bisa melingkarkan ujung talu pada benda yang ingin ditautkan. Lingkarkan ujung tali dari sebelah bawah benda. Lalu lintaskan ujung tali di bagian belakang badan tali. Lingkarkan ujung tali tersebut satu kali lagi pada benda yang ingin ditautkan dari sebelah atas. Selipkan ujung talu sampai didapati sejajar dan sama dengan badan tali. Bila sudah akhiri dengan menarik kedua ujung tali sampai simpul terasa cukup kencang.

Simpul Anyam (Sheet Bend)

Simpul anyam atau sheet bend biasanya digunakan untuk menyambung 2 tali beda ukuran. Macam simpul yang satu ini mungkin bisa membantu kamu saat memiliki tali kering seadanya dan tidak sama besar. Macam simpul yang satu ini pun biasanya sudah diajarkan pada bidang kepramukaan karena termasuk bidang tali-temali dasar. Simpul anyam sering diajarkan bersamaan dengan macam simpul dasar lain seperti simpul hidup, simpul mati, simpul tambat, simpul jangkar, dan masih banyak lagi.

Simpul anyam bisa kamu buat dengan membuat sosok pada ujung tali yang lebih besar. Kemudian masukkan ujung tali kecil ke dalam sosok besar yang sudah kamu buat sebelumnya. Masukkan ujung tali kecil dari arah bawah lalu belitkan ujung tali kecil tepat di bawah tali besar. Setelah itu sisipkan ujung tali merah ke bawah badan tali itu sendiri dan selesai.

simpul tali