Ladies, Ini Yang Harus Lo Siapin Sebelum Mendaki Gunung Pertama Kali

Dilihat 234 kali

Mendaki gunung itu nggak cuma sekedar seru-seruan doang, tapi lebih dari itu mendaki gunung sebenarnya adalah olah raga dan juga seni. Mendaki gunung tentu punya resiko-resiko yang harus siap dihadapi siapa saja, nggak terkecuali pendaki wanita. Seperti yang kita tahu, semakin kesini semakin banyak pendaki-pendaki perempuan, padahal semua orang pasti tahu kalau kegiatan yang satu ini berbahaya kan. Terlepas dari stigma pendaki perempuan itu nggak sekuat laki-laki, tapi tahu kah kalian kalau mendaki gunung taruhannya adalah nyawa? Untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang nggak diinginkan, alangkah baiknya kalau pendaki pemula khususnya perempuan melakukan hal-hal dibawah ini.

Persiapan Fisik

Wisata gunung dengan mendaki gunung itu jelas berbeda . Mendaki gunung artinya mendaki dengan kaki cantikmu sendiri, melewati hutan, menuruni lembah, menanjaki jalan terjal dan terkadang licin. Mendaki gunung butuh tenaga ekstra, dan sangat disarankan untuk melakukan persiapan fisik terlebih dahulu sebelum mendaki gunung minimal 1 -2 minggu sebelum memulai pendakian

Izin Orang Tua

"Restu orang tua adalah restu Tuhan", mungkin udah nggak asing lagi di telinga lo semua ya sama kata bijak itu? Nah, ada banyak banget orang tua yang melarang anak-anaknya pergi jauh apalagi naik gunung. Karena orang tua kita semua pasti paham banget kalo mendaki gunung adalah kegiatan yang berbahaya. Di fase ini biasanya perempuan akan jauh lebih sulit mendapatkan izin dibanding laki-laki. Pertama lo harus yakinin orang tua lo bahwa lo ditemani oleh kawan-kawan yang udah senior di pendakian gunung. Lalu jelaskan manfaat-manfaat naik gunung, dan jangan lupa kasih lihat perlengkapan dan perbekalan lo yang udah siap.

Kenali Diri dan Batas Kemampuan 

Cuma lo doang yang tahu seberapa kuat diri lo saat mendaki gunung. Jangan memaksakan diri, jangan takut dibilang lemah, hal bijaksana adalah ketika lo mengatakan udah nggak sanggup daripada lo sendiri yang rugi. Ingat, mendaki gunung bukan perlombaan. Mendaki gunung bukan beban, tapi kenikmatan. Nikmati setiap langkah lo, jangan malah tersiksa selama pendakian.

Kenali Lokasi Pendakian

Alangkah lebih baik kalau lo kumpulin informasi dulu tentang lokasi yang jadi tujuan. Di era teknologi seperti sekarang ini udah cukup mudah kok buat nyari informasinya. 

Packing

Packing yang baik adalah packing yang efisien. Packing yang asal-asalan justru akan semakin berat carrier lo, kapasitas jadi berkurang. Susun dengan rapih adalah kunci utamanya.

Bawa Barang Seperlunya

Oke di fase ini lo harus bisa memilah-milah mana yang harus lo bawa, mana yang harus lo tinggal. Bawalah barang-barang yang berguna untuk menunjang kehidupan lo di alam bebas sana. Bawalah pakaian yang mudah menyerap keringat. Kegiatan mendaki gunung adalah kegiatan yang sangat beresiko, maka dari itu pakaian dan perlengkapan harus lah seusai standar. Kalau kurang ngerti, lebih baik nanya temen lo yang udah berpengalaman.

P3K 

Amunisi yang harus disiapkan perempuan yaitu P3K yang kira-kira bakal penting banget seperti minyak kayu putih, koyo, penangkal masuk angin, atau sejenisnya. Dan yang paling penting adalah bawa lah pembalut, karena hal ini bisa dibilang wajib. Bawalah kantong plastik sebanyak-banyaknya, karena akan sangat berguna untuk menampung baju kotor, sampah, serta pembalut bekas pakai lo kalau lo emang sedang menstruasi.

Buang Air?!

Pendaki perempuan pasti akan sangat sulit berhadapan sama hal yang satu ini. Diatas gunung nggak ada toilet, jadi lo harus membiasakan membuangnya di alam bebas. Mungkin awalnya terasa aneh dan geli, tapi ya mau gimana lagi? Usahakan cari dataran dan sedikit jauh dari keramaian agar aman. Tisu basah dan tisu kering harus dibawa karena akan sulit membersihkannya dengan membawa banyak air. Lo juga harus mengubur kembali tabungan lo yang satu itu ya. Dan inget, jangan buang sampah sembarangan, terutama tisu-tisu bekas yang lo pakai tadi.

Jangan Manja

Fase yang terakhir ini sangat krusial. Mendaki gunung sifatnya adalah petualangan. Menantang diri lo untuk keluar dari zona nyaman adalah suatu keharusan. Jangan banyak mengeluh entah kepanasan takut kulit menghitam, atau takut kotor karena debu tanah, atau mungkin juga risih karena badan lengket. Percaya deh teman-teman laki-laki lo yang ada di rombongan nggak akan jadi kasihan sama keluhan lo, justru malah akan membuatnya risih.

Well girls, gimana? Masih tertarik kah untuk mendaki gunung?

Sumber Gambar : panduanwisata.id

Referensi Artikel : kesiniaja.com