Mitos-mitos ini Bikin Turis Takut Menyelam di Maldives. Emang Benar?

Dilihat 1400 kali

Popularitas Maladewa meningkat pesat sejak Maldives menjadi salah satu destinasi wisata favorit yang dikunjungi turis dari berbagai negara. Selain mengagumi pantainya yang indah, kalian bisa melakukan banyak kegiatan mengasyikan seperti surfing, snorkeling, hingga scuba diving. Kalian yang suka banget sama wisata bahari enggak boleh melewatkan aktivitas menyelam seperti scuba diving di Maldives.

Namun nyatanya, ada segelintir mitos seputar scuba diving di Maldives yang membuat sebagian divers ragu, antara lain:

Sejumlah Penyelam Hilang Karena Dibunuh Hiu

Perairan di Maldives adalah rumah bagi salah satu predator air di dunia, hiu. Hal inilah yang membuat banyak turis mengurungkan niat mereka untuk menyelam di Maldives, bahkan sampai ada rumor tentang sejumlah penyelam yang  hilang karena dibunuh hiu. Lantas, pemerintah Maldives pun menepis kabar miring tersebut dengan meningkatkan pengawasan dan meminta wisatawan menjauhi daerah rawan hiu.

Pungutan Liar dari Mereka yang Mau Belajar Diving

Kabar tak sedap berikutnya adalah pungutan liar atau tebusan yang harus dibayar kepada penguasa setempat kalau kalian ingin belajar menyelam di sana. Mitos ini tidak sepenuhnya salah, karena sistem tersebut sempat berlaku sebelum pengendalian pariwisata ditetapkan. Sekarang, setelah pengawasan semakin diperketat, kalian dapat melakukan pembayaran kepada pihak resmi.

Scuba Diving untuk Penyelam Profesional Saja

Kalau ini menjadi kali pertama kalian datang ke Maldives, keraguan mungkin akan menghinggapi saat hendak mencoba scuba diving di sana. Apalagi ada rumor yang mengatakan kalau kegiatan tersebut hanya boleh dilakukan para penyelam profesional. Padahal, ada banyak wisatawan yang tidak segan untuk belajar menyelam dari pemandu resmi yang berada di Maldives.

Harus Menebus Biaya Mahal untuk Belajar Diving

Berkaitan lagi dengan masalah biaya, sebuah mitos mengatakan bahwa penyelam pemula yang ingin belajar harus merogoh dompet cukup dalam untuk menebus biaya kursus. Kenyataannya, biaya yang perlu kalian siapkan untuk kursus scuba diving relatif terjangkau, yakni US$ 300 sampai US$ 500 atau sekitar Rp3.300.000 sampai Rp5.500.000 (sudah termasuk sertifikat).

Wanita Dilarang Melakukan Scuba Diving

Mitos yang ini memang terdengar seksis. Namun, kalian tidak usah khawatir, pasalnya rumor tersebut berembus karena rasio peminatnya yang lebih diminati laki-laki dengan persentase 67%. Sementara itu, wanita hanya 33%. Meski demikian, ada banyak penyelam wanita di Maldives yang tak gentar menyelami perairan di sana.