Melihat Langsung Putri Duyung di Hull Maritime Museum

Dilihat 119 kali

Main ke Inggris, jangan lupa untuk menyempatkan diri main ke Hull Maritime Museum. Sesuai dengan namanya, Museum yang berada di Kota Hull ini menyajikan berbagai macam informasi sejarah tentang dunia kelautan di Inggris, lengkap dengan berbagai benda peninggalannya yang cukup unik.

Museum ini sendiri berada di pusat Kota Hull. Kalau dari London, Lo hanya perlu menempuh perjalanan sekitar 2 jam dengan menggunakan kereta. Sedah sejak lama, Hull dikenal sebagai Kota yang menggantungkan hidupnya dari sektor maritim.

Dilansir dalam website resmi Hull Maritime Museum, dulunya tempat ini merupakan kantor pelayaran yang sudah berdiri sejak tahun 1871 silam. Setelah ditutup, tempat ini kemudian dialihfungsikan sebagai museum untuk menyimpan berbagai sejarah maritim Inggris sejak abad ke-18.

Di sini, Lo bisa melihat berbagai miniatur kapal, termasuk kapal-kapal legendaris kerajaan Inggis, catatan pelayaran dan berbagai senjata. Tidak hanya itu, Lo pun bisa menemukan tulang ikan paus dan ikan hasil buruan lainnya yang sudah diawetkan.

Tentu saja koleksi tersebut masih tergolong hal yang biasa. Pasalnya, di salah satu sudut Hull Maritime Museum, Lo bakal menemukan sebuah koleksi nggak biasa yang terbungkus oleh bingkai kaca dengan tulisan mermaid alias putri duyung.

Serius bro, tapi sayang ini bukan putri duyung beneran. Pasalnya tepat di bawah tulisan mermaid tersebut, ada keterangan yang berbunyi probably fake, alias mungkin saja palsu. Dengan kata lain, kemungkinan besar putri duyung yang sudah diawetkan ini benar-benar palsu!

Coba saja perhatikan. Putri duyung ini benar-benar aneh dengan wajah yang sangat mengerikan dengan tinggi sekitar setengah meter. Usut punya usut, ternyata putri duyung ini merupakan perpaduan antara setengah badan monyet, yang dijahitkan ke dalam badan ikan.

Sejarahnya, di abad ke-18 silam, mitos tentang putri duyung begitu populer di Inggis hingga akhirnya banyak pelaut yang berlayar hingga ke pelosok dunia dengan tujuan yang cukup absurd, yakni menangkap putri duyung dan membuktikan jika mitos ini benar-benar ada.

Yang namanya mahluk mitologi, tentu saja yang namanya putri duyung nggak ada. Alhasil, ditengah keputusasaan tersebut, salah satu pelaut Inggris berinisiatif untuk menggabungkan buntuk ikan besar dengan setengah badan monyet dengan cara di jahit.

Hingga saat ini, fake mermaid di museum ini menjadi salah satu koleksi paling populer, dan hingga kini masih dikenang sebagai salah satu sejarah unik para pelaut Inggris di masa lampau.