Freediving Itu Ternyata Super Ekstrim, Bro!

Dilihat 139 kali

Punya hobi nyelam? Indonesia emang surganya buat penyelam. Kekayaan laut kita ini bro gak terukur deh dan pastinya bakal bikin siapapun, termasuk penyelam asing, buat datang lagi.

 Tapi nih karena peralatan dan persiapannya juga lumayan menguras kantong, sebagian orang memilih ngelakuin freediving atau skin diving. Freediving atau skin diving adalah kegiatan menyelam tanpa ditemani tabung oksigen atau aqualung, berbekal udara di paru-paru, kekuatan tubuh dan keyakinan tinggi akan kemampuan mereka. Gila ekstrim banget kan!

Via fussionfreedive.com

Bukan cuma berbekal fisik dan kemampuan menyelam aja nih, freediver juga butuh persiapan juga sih dan sedikit latihan rutin. Soalnya, gak semua kan mampu seperti Suku Bajau yang bisa nyelam selama beberapa menit hanya dengan satu tarikan nafas. Mereka mampu ngelakuin itu untuk berburu ikan, di mana mereka harus menyelam sampai kedalaman 20 meter.

Selain itu, seperti kegiatan menyelam lainnya, freediver juga berisiko mengalami Decompression Sickness (DCS). Apa itu DCS? ini adalah sebuah kondisi yang terjadi akibat akumulasi nitrogen yang terlarut setelah menyelam membentuk gelembung udara dan menyumbat aliran darah serta sistem syaraf yang mungkin dapat berakibat fatal. Jadi biar gimanapun lo butuh pelatihan yang disiplin dan rutin juga nih.

 

Dalam perkembangannya, sekarang udah banyak kompetisi freediving di beberapa negara. Sebut aja nih “Constant Weight Freediving”, “Free Immersion Freediving”, “No Limits Freediving”, “Static Apnea (STA)” dan “Dynamic Apnea”, di mana udah banyak rekor dipecahkan. 

Gimana bro? Tertarik? 

Featured Image : thekindland.com

Referensi Artikel : deeperblue.com