Yang Perlu Diperhatikan Agar Selamat Dunia Akherat Saat Skydiving

Dilihat 615 kali

Yang namanya memacu adrenalin itu memang selalu campur aduk rasanya. Antara takut dan seru dan nyandu juga. Inilah sebabnya kenapa para penyuka tantangan jarang ada yang mau mundur dari dunia penuh resiko yang mereka geluti. Tak jarang aksi-aksi yang mereka lakukan menarik perhatian orang awam yang penasaran dan ingin merasakan apa yang mereka rasakan. Skydiving pun bukan pengecualian

Nah, jika anda termasuk golongan awan dan penasaran lalu ingin menjajal skydiving, ada beberapa hal yang wajib anda perhatikan sebelum anda lompat dari atas pesawat.

Cari Partner

Untuk anda yang masih baru mencicipi olahraga ini, lebih baik anda cari partner terjun atau tandem. Dengan begini, anda akan lebih cepat terbiasa dan keselamatan anda juga lebih terjamin. Dengan tandem, partner andalah yang akan melakukan hal-hal yang biasa dilakukan ketika skydiving. Anda cukup menerima pengarahannya saja. Kira-kira kalau dipersentase, 80% tanggung jawab jatuh ke partner anda. Pastikan partner tandem anda adalah instruktur terpercaya dan berlisensi.

Demam Panggung? Libas!

Demam panggung tidak hanya menjangkiti mereka yang akan pidato atau presentasi. Banyak penerjun pemula yang menolak terjun padahal sudah di atas pesawat dan mereka tinggal beberapa langkah dari plane exit. Anda boleh takut, tapi ingat: anda sudah membayar biaya yang tidak kecil untuk kesempatan ini. Manfaatkan dan kalahkan rasa takut anda. Lagipula, bukankah tujuan anda menjajal skydiving ini untuk menantang diri anda sendiri?

Cerewet Itu Halal

Cerewet di sini dalam artian, anda wajib bertanya lengkap soal prosedur yang akan dilakukan dan langkah-langkah pengamanan yang diambil kala menjalankan olahraga ini. Mulailah dari atribut yang melekat di tubuh anda seperti sabuk pengaman yang mengikat anda dengan partner tandem, kacamata pelindung, spesifikasi parasut, lalu lanjut ke langkah-langkah terjun. Meskipun sebagian besar pekerjaan jatuh ke partner tandem anda, alangkah baiknya kalau anda juga sudah mengetahui apa saja yang harus dilakukan. Dengan demikian, partner anda pun akan lebih mudah mengarahkan.

Setelah itu, tinggal bermodal kesabaran dan kesediaan untuk mencoba terus sampai akhirnya anda bisa loncat dari pesawat sendiri dengan keren!