K2, She is Great but She Will Kill You

Dilihat 566 kali

K2 bisa dibilang sebagai salah satu destinasi yang wajib dikunjungi oleh para pecinta alam, khususnya yang senang mendaki.gunung. Gunung ini dapat menawarkan pengalaman terbaik sekaligus terburuk bagi siapa saja yang mendakinya. Pasalnya para pendaki yang berniat mendaki K2 sudah harus siap menghadapi berbagai resiko mengerikan mulai dari terjatuh, mengalami badai, dan berbagai kutukan yang identik dengan pendakian ke puncak gunung.

Selama ini bagi para pendaki gunung di Indonesia, gunung – gunung yang sering ditakhlukkan mungkin adalah gunung dengan puncak berupa daratan tanpa es. Hal ini sangat berbeda dengan K2 yang merupakan sebuah gunung es. Banyak pendaki dari berbagai belahan dunia merasa tertantang untuk menaklukkan gunung yang satu ini karena tantangannya yang cukup sulit. Bahkan seorang pendaki asal Amerika bernama George Bell mengatakan bahwa K2 merupakan gunung yang mencoba membunuh para pendakinya.

Berdiri di atas Karokran Range di sepanjang perbatasan Pakistan – China dan memiliki cuaca yang buruk, gunung berbentuk pyramid ini selalu menjadi tantangan terbesar bagi para pendaki gunung terbaik di dunia. Bahkan tidak sedikit yang harus meregang nyawa untuk memenuhi ambisi mereka untuk sampai di puncak gunung ini. Sekedar informasi Bro, pada tahun 2008 merupakan kejadian bersejarah terburuk di gunung ini di mana 11 pendaki ditemukan membeku saat mencoba mendaki K2. Gimana, ngeri nggak tuh, Bro!

Mick Conefrey saat membuat film documenter untuk BBC cukup beruntung karena bisa berhasil bertemu dengan beberapa orang yang berhasil mendaki gunung ini. Pada tahun 1954, kelompok Ardito Desio asal Italia berhasil mendaki gunung ini. Buku karangan Conefrey yang berjudul The Gosts of K2 memberikan gambaran untuk mengajak kalian tahu lebih dalam mengapa banyak pendaki ingin sekali menaklukkan K2 dan berbagai aksi heroic yang menginspirasi banyak orang untuk berani datang ke sana. Diwawancarai dari rumahnya di London, Conefrey memberikan penjelasan mengapa K2 menawarkan pengalaman terbaik dan terburuk bagi para pendaki.

Kebanyakan gunung memiliki nama yang bermakna dan imajinatif seperti Everest dan Matterhorn. Sementara itu K2 terdengar seperti sebuah rumus matematika? Lantas mengapa gunung ini dinamai demikian? Apakah karena tidak semua orang berhasil menaklukkannya?