Makna Tradisi Lompat Batu Nias

Dilihat 201 kali

Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman suku dan agama. Keanekargaman suku dapat menciptakan keanekaragaman tradisi pula. Tradisi dan budaya di Indonesia pun memiliki keunikannya masing-masing, salah satunya Tradisi Lompat Batu di Pulau Nias.

Ilustrasi Tradisi Lompat Batu. Source

Tradisi ini sudah berlangsung selama ratusan tahun yang lalu dan yang melakukan tradisi ini hanya pria, wanita dilarang untuk melakukan lompatan. Berdasarkan sejarahnya, dulunya Nias merupakan kerajaan dan lompat batu merupakan ujian yang harus dilakukan oleh prajurit. Tinggi batu ini adalah 2,1 meter

Ilustrasi Batu Lompatan. Source

Kerajaan-kerajaan di Nias pada zaman dahulu kala memiliki pagar dari bambu untuk melindungi wilayahnya. Para prajurit diharuskan untuk dapat melompati batu tersebut agar dapat menembus pagar-pagar kerajaan lawan.

Seiring perkembangan zaman, lompat batu kini dilambangkan sebagai perkasa dan dewasanya seorang pria. Pria di Nias tidak bisa dikatakan dewasa apabila belum bisa lompat batu.

Tradisi Lompat Batu Terpapar Di Uang Rupiah. Source

Mereka yang melakukan lompat batu juga tak selamanya lancar. Ada saja kecelakaan yang terjadi saat atraksi, kaki menyangkut di tengah hingga posisi mendarat yang salah yang beresiko patah tulang. Persiapan yang baik menjadi salah satu solusinya.

Mengenal tradisi di Indonesia bisa menjadi salah satu misi dalam petualangan lo. Meskipun beragam, perbedaan dapat menjadi kekuatan sejati di tanah air Indonesia. Semoga Bermanfaat!

Featured Image

Sumber