Menggapai Titik Tertinggi Pegunungan Andes (Part 2)

Dilihat 6618 kali

Pendakian awal

Kami diberkati cuaca yang baik di awal pendakian. Langit sangat biru dan tidak ada awan sama sekali. Begitu pula di atas sana, terlihat tidak ada awan yang menutupi ‘Si Pengawas Batu’ (Akhon Cahuak, asal kata Aconcagua dalam bahasa suku Quechua). Medan sangat bervariasi, menanjak dan menurun, dengan tanah berpasir. Tanah yang sangat tidak subur. Karena letak lintang dan ketinggiannya, daerah ini sangat jarang diberkati hujan. Hanya rumput dan semak perdu yang dapat tumbuh di sini. Ketika Mulas melewati kami, debu beterbangan sehingga berjalan dengan penutup hidung pun menjadi pilihan terbaik.

Awal Lembah HorconesAwal Lembah Horcones, Dimana Kami Memulai Pendakian

Sepertinya cuaca sudah membaik, setidaknya saya berharap seperti itu. Di hari kedua kami melakukan aklimatisasi (penyesuaian tubuh terhadap ketinggian) ke Plaza Francia (4,200 mdpl), kemah induk jika akan mendaki Aconcagua melalui sisi selatan. Pendakian dari sisi selatan merupakan jalur tersulit karena dihadapi dengan dinding terjal ribuan meter. Butuh kemampuan tinggi untuk melaluinya. Dan di hari ketiga, setelah 9,5 jam berjalan, akhirnya kami tiba di kemah induk Plaza de Mulas (4.250 mdpl). Hari itu kami berjalan pada suhu 30 derajat Celcius. Teriknya matahari terasa menusuk-nusuk kulit. Pada ketinggian tersebut, radiasi ultra violet matahari lebih kencang daripada di permukaan laut.

Plaza de MujasMenuju Plaza de Mulas dari Confluencia

Hari keempat saya gunakan untuk beristirahat penuh di Plaza de Mulas. Sambil kembali menyesuaikan tubuh dengan oksigen yang semakin tipis. Pagi hari saya berkeliling dan berdiskusi dengan pendaki lain mengenai rencana pendakian dan prakiraan cuaca. Lalu siang hari mulai memilah-milah logistik yang akan dibawa naik. Dan ketika itu pula, kabut mulai turun dan semakin tebal. Dilanjutkan dengan hujan salju selama 20 menit. Walaupun sebentar, ini seperti sebuah pertanda, dari prakiraan yang saya dapat. Cuaca akan semakin memburuk satu minggu ke depan. Salju akan turun hampir setiap hari. Angin akan bertiup kencang antara 40-55 km/jam di kemah pertama mulai dari dua hari ke depan hingga enam hari ke depan.

sunrise Plaza de MulasSunrise di Plaza de Mulas

Akan ada tiga kemah lagi menuju puncak. Kemah ketiga atau disebut Camp Colera berada pada ketinggian 6.000 mdpl. Saya tidak mau membayangkan apa yang akan saya hadapi di sana. Walaupun sebenarnya saya sudah melihat prakiraannya. Bahkan saya tidak bisa mengatakan saat ini apakah bisa naik ke kemah ketiga atau tidak jika prakiraan itu betul. Setidaknya kami punya beberapa hari cadangan. Dan saya hanya bisa berharap yang terbaik karena kami sudah bersiap untuk yang terburuk.

Bersambung ke Part 3