Lembeh, Surganya Hewan Mini!

Dilihat 822 kali

Tempat penyelaman ini adalah surganya hewan berukuran kecil, banyak sekali habitat laut yang ada ditempat ini dengan beragam ukuran, warna & bentuk dan sangat mudah ditemukan dititik manapun. Banyak penyelam dari berbagai Negara datang ke Selat Lembeh, Sulawesi Utara selain untuk mengabadikan momen, juga untuk penelitian, habitat ditempat ini jarang ditemukan ditempat lain yang menjadikan Lembeh sebagai tempat penyelaman fovorit untuk fotografer makro.

Titik penyelaman di Lembeh sebagian besar adalah jenis muck diving, yaitu penyelaman di lokasi dengan dasar laut berpasir hitam vulkanik/lumpur dengan visibility yang tidak terlalu jernih, tetapi habitat laut yang tinggal didalamnya sangat memesona, beragam jenis hewan laut degan berbagai macam bentuk, ukuran dan warna.

Ekosistem yang unik ini adalah rumah bagi makhluk seperti Ghost Pipefish, Seahorses, berbagai jenis nudibranch, mimic octopus, cowry, snake eel, berbagai jenis udang, kepiting berukuran sangat kecil, clown frogfish, blue ring octopus dan masih banyak lagi hewan air lainnya.

Lebih dari 60 titik penyelaman ada disini, visibility berkisar 7 hingga 15 meter dengan kedalaman sekitar 7 sampai dengan 30 meter. Selain muck dive juga terdapat goa bawah laut kecil di titik penyelaman Angel’s window, juga banyaknya coral berwarna warni dengan tipe penyelaman slope & wall di titik penyelaman California dream.

Tipe penyelaman muck dive sangat cocok untuk mencari object makro, seperti pada titik Nudi Falls, Pante Parigi, Aer Prang, Jahir, Nudi Hills, Aer Bajo, Pintu Kolada & masih ada puluhan nama titik penyelaman khusus untuk mengabadikan foto makro, object seperti coconut octopus, ikan gobby dengan berbagai macam jenis, pygmy seahorse berukuran sangat kecil, flamboyant cuttlefish yang berwarna cantik, berbagai macam jenis udang kecil, nudibranch dan kepiting kecil dengan mudahnya dapat ditemukan di Selat Lembeh.

Titik-titik penyelaman di Lembeh, relative mudah dicapai, dari yang berada di depan resort hingga menggunakan speedboat yang terjauh sekitar 45 menit perjalanan.

Seperti halnya dengan titik penyelaman di House Reef Dabirahe,  yang tepat berada di depan resort yang kami tinggali, di House Reef Dabirahe Resort banyak kami menemukan hewan berukuran kecil, seperti porcelain crab yang sedang asik mengambil makanannya, cowry yang berwarna orange cerah sangat kontras dengan warna pasir hitam dan mudah untuk ditemukan.

Lain hal-nya dengan titik penyelaman di Nudi Hills dan Nudi Falls, dari namanya saja sudah bisa diterka bahwa di tempat ini banyak ditemukan jenis Nudibranch yang sangat kaya akan warnanya dengan berbagai macam ukuran. Kita bisa sepanjang tahun dapat menyelam di Selat Lembeh, 1 minggu rasanya kurang untuk menjelajahi bawah laut ini dan selalu ingin kembali menyelaminya meskipun saya sudah beberapa kali menyelam ditempat ini.

Oleh Ria Qorina Lubis