Abadikan Aksi Gilamu dengan Drone Pintar Ini!

Dilihat 520 kali

Akan sayang rasanya kalau aksi gilamu menikmati serunya petualangan dan berbagai olahraga ekstrim tanpa direkam dan diabadikan menjadi sebuah video. Satu cara yang saat ini sering dipakai untuk mengabadikan petualangan dan berbagai aksi ekstrim saat ini adalah dengan memakai drone. Alat semacam helicopter berukuran mini ini memang sedang sangat digemari banyak orang di dunia.

Ada banyak jenis dan merek drone di pasaran saat ini, tapi buat kamu yang hobi berpetualang dan memacu adrenalin tampaknya Lily Camera adalah pilihan terbaik. Drone pintar yang satu ini bisa kamu semua saksikan kehebatannya dalam video yang diunggah oleh auto image ke situs YouTube di atas ini.

Tidak seperti drone lain yang harus dikontrol dengan remote, Lily Camera bisa dikontrol secara otomatis yang akan mengikuti pergerakan tracker yang berbentuk seperti jam tangan sehingga bisa dikenakan di lengan atau bisa juga dengan menaruhnya di saku baju atau celanamu.

Dilengkap dengan empat baling-baling, kamu cukup mengeset tracker lalu melemparnya ke udara dan secara otomatis ia akan terbang di udara. Selanjutnya drone tersebut akan menemani dirimu menikmati aksi-aksi gila pemacu adrenalin, seperti surfing, kayaking, panjat tebing dan lain sebagainya.

Hasil gambar yang bisa kamu dapatkan dengan memakai Lily Camera juga tak kalah dengan drone atau kamera aksi lainnya, yaitu mampu menghasilkan video beresolusi 1080p atau 720p dengan frame rate 120fps. Lily Camera juga mampu mengabadikan gambar dengan resolusi yang cukup besar, yaitu 12MP dan menghasilkan foto panorama 360 derajat.

Saat beraksi, Lily Camera yang tahan air ini bisa bergerak dengan kecepatan maksimal 40 km per jam dan mampu terbang sampai dengan ketinggian maksimal 15 meter dari permukaan tanah. Dari penggunanya (tracker), jarak maksimal kamera ini adalah sekitar 1,75 meter.

Lily Camera memakai tenaga baterai yang jika diisi full mampu terbang sampai maksimal 20 menit. Jika sudah habis, kamu harus mengisi ulang baterai tersebut langsung dengan Lily Cameranya karena baterainya tidak bisa dilepas alias menempel permanen pada bagian tubuh Lily Camera.

Tiap kali pengisian, baterai Lily Camera membutuhkan waktu pengisian selama 2 jam. Hebatnya, drone pintar ini akan mendarat otomatis saat baterai belum benar-benar habis sehingga kamu tidak perlu khawatir drone ini jatuh begitu saja saat baterai habis.

Tergoda membelinya? Bersabarlah sedikit karena Lily Camera kabarnya baru akan dilepas ke pasaran pada bulan Februari 2016.