Pilihan Carrier Nyaman Buat Pendaki Gunung

Dilihat 165 kali

Tas gunung atau carrier adalah alat yang paling utama untuk melakukan pendakian, ukuran dan fiturnya pun bervariasi dari yang kecil hingga besar, dari yang ada kantong tambahannya sampai yang ada selang kecil untuk minum. 

Biasanya calon pembeli carrier awalnya cuma ngeliat fitur-fitur tambahan di beberapa produk, bahkan terkadang sampai lupa bahwa kenyamanan adalah hal utama dalam memilih carrier. Karena biar bagaimana pun juga, desain carrier yang nyaman pada punggung, bahu, dan pinggang pendaki sangat perlu untuk dijadikan pertimbangan matang sebelum memutuskan untuk membelinya. Dibawah ini ada beberapa rekomendasi carrier berdasarkan ukuran dan tingkat kenyamanannya yang nantinya bisa lo jadiin acuan buat beli carrier.

1. Consina Taiga 

Consina merupakan salah satu produk lokal yang tak kalah kualitasnya dengan buatan luar negeri. Di Indonesia Consina sangat terkenal lantaran produknya murah dan berkualitas. Itulah sebabnya merek ini mudah didapatkan di hampir semua outlet peralatan outdoor.

Consina Taiga

Sumber Foto : shop.consina-adventure.com

Consina Taiga merupakan carrier dengan ukuran kurang dari 30 liter. Tas ini sangat cocok untuk pendakian yang santai, tanpa membawa banyak barang. Beberapa keunggulan dari tas ini adalah strap sternum kokoh, hydration system, serta air circulation back system yang membuat pundak kita tidak berkeringat walau menggendong tas ini dalam jangka waktu lama.

2. Jayagiri Amazon 24 45 L

Selain desainnya yang modern dan minimalis, banyak sekali sisi fungsional yang dimiliki tas ini. Beberapa keunggulan dari tas gunung Jayagiri Amazon 24 ini adalah backsystem jaring dan juga frame ganda yang dibawanya. Backsystem jaringnya terasa nyaman di punggung, sementara frame ganda yang disematkan pun sudah menggunakan lempeng besi, bukan pipa kecil seperti yang disematkan di tas-tas keluaran lokal lainnya.

3. Avtech Bogaboo

Perusahaan Avtech yang berdiri pada 1999 ini merupakan salah satu produsen peralatan outdoor terkenal di Indonesia. Salah satu carrier keluar Avtech yang menjadi rekomendasi adalah Avtech Bogaboo.

Sumber Foto : avtech-indo.com

Avtech Bogaboo merupakan tas backpack berbahan Cordura 900 D PU yang didesain trendy, namun kokoh di lapangan. Tas ini dilengkapi dengan dengan main compartment yang luas, adjustable strap, dan zippered side entry yang akan mempermudah akses kita ke barang-barang penting.

Tas ini juga dilengkapi dengan jaring polyester untuk menahan punggung dengan sirkulasi udara yang baik sehingga sangat ideal digunakan untuk kegiatan outdoor.

4. Zebra Wall Rhinoceros 

Namanya memang tidak setenar Eiger atau Consina, namun tas lokal buatan Bandung ini punya kualitas mumpuni untuk bersaing. Salah satu alasan untuk memilih Zebra Wall Rhinoceros adalah busa pundak dan punggung yang tebal serta empuk.

Sumber Foto : cadventura.com

Kebanyakan carrier, maksimal cuma memiliki dua bukaan untuk mengakses isi tas, nah kalau carrier yang  ini punya tambahan akses lagi di bagian depan. Hal ini jelas membantu banget buat kita untuk mengambil barang di bagian tengah ransel tanpa harus membongkarnya. Fitur adjusment dari Zebra Wall Rhinoceros ini juga patut jadi andalan karena kita bisa menyesuaikan tinggi tas dengan ukuran torso.

5. Eiger Vertical Series Tour 70 L 

Secara penampilan carrier yang satu ini desainnya minimalis dan sangat futuristik. Selain besaran tasnya, backpack berbahan Cordura sudah menambahkan removable waist pocket pada bagian waist strap-nya yang berfungsi untuk menyimpan alat-alat kecil yang penting untuk perjalanan.

Sumber Foto : eiger-store.com

Waist strap pada tas ini juga sudah didesain dengan sistem extra padded (busa ekstra) yang menambah kenyamanan pinggang saat menggendong tas. Adjustability backsystem yang ada pada tas ini juga memungkinkan kita untuk menyesuaikan dengan torso, sesuai titik bahu dan pinggang.

Selain itu, backsystem-nya juga dilengkapi dengan rangka penopang dari alumunium yang kokoh namun ringan. Rangka alumunium ini mendukung kokohnya backsystem sekaligus menjadi rel untuk waist strap supaya bisa diatur tinggi rendahnya sesuai ukuran torso pemakai.

Nah jadi gimana bro? Ada yang menarik nggak?  

Sumber Gambar : instagram.com/vndrlesnussa

Referensi Artikel : qubicle.id