Buat Lo yang Doyan Tantangan, Jajal Downhill Inline Skate Kalau Berani!

Dilihat 185 kali

Lo yang suka main atau sekadar kongko di skatepark pasti tahu inline skate, dong? Yup, olahraga yang mengandalkan sepatu roda ini ternyata punya versi ekstrem yang sangat menantang, bro, yaitu downhill inline skate. Dari namanya, lo mungkin bakal membayangkan para pemain yang bermain pada turunan-turunan berbahaya seperti downhill dalam mountain biking. Belum lagi kecepatan meluncur yang lebih tinggi dan harus dijaga supaya tidak terjatuh atau kena kecelakaan lainnya.

Bikin deh-degan, ya? Untuk mengurangi risiko kecelakaan, pemain downhill inline skate harus memakai sepatu roda khusus yang berbeda dengan versi biasanya. Sepatu roda biasanya punya empat roda pada bagian sol dengan formasi yang menyerupai ban-ban pada mobil. Sementara sepatu yang dipakai untuk inline skate tak selalu harus empat, tetapi minimal dua roda. Formasinya roda pada solnya pun berada dalam satu baris; dari bagian depan hingga belakang sol.

Ada lagi cabang aggressive inline skate yang hanya mengandalkan dua roda mungil dengan dimensi yang besar. Sementara untuk cabang speeding inline skate seperti downhill inline skate menggunakan roda yang diameter maupun dimensinya lebih sempit. Hal tersebut bertujuan agar lo bisa mudah dalam mengendalikan dan mengontrol kecepatan dalam bermain.

Setelah mengenal bentuk sepatunya, sekarang mari kita gali lagi tentang downhill inline skate. Buat lo yang enggak berani sama olahraga ekstrem, sebaiknya jangan coba-coba mempraktikan jenis inline skate ini karena, selain risiko tinggi, ada banyak teknik yang harus dikuasai. Karena dipraktikan dalam kecepatan tinggi, maka lo juga harus mempunyai kemampuan kontrol yang tinggi pula. Downhill inline skate setidaknya dimainkan dengan kecepatan 80 mil per jam! Bisa lo bayangkan kalau ada pemain yang kurang terampil mengendalikan kecepatan melakukan kegiatan ini? Bakal berabe!

Bisa lo baca sendiri, kontrol kecepatan sangat penting dalam downhill inline skate, jadi harus benar-benar lo latih seoptimal mungkin. Trek pegunungan berbeda jauh dengan skatepark; lebih landai dan tentunya ada banyak belokan yang menanti di sana. Kalau sampai salah perhitungan saat mengontrol kecepatan, lo bakal jatuh atau kena kecelakaan yang lebih parah lagi. Jadi, akan lebih baik kalau lo latihan secara rutin supaya risiko-risiko tadi bisa ditekan. Bukan cuma itu, lo juga enggak boleh pantang menyerah dan punya keberanian yang tinggi buat menjajal downhill inline skate.