Raditya Rondi in Bali

Dilihat 485 kali

Satu lagi surfer lokal dengan prestasi yang cukup mentereng bernama Raditya Rondi. Terlihat dalam video yang diposting ke situs YouTube di atas ini, skill dan kemampuan Raditya bisa disejajarkan dengan surfer-surfer lokal papan atas Indonesia, seperti Dede Suryana yang konon layak disebut sebagai surfer terbaik negeri tercinta.

Sudah cukup banyak ajang surfing yang ia ikuti dan yang terbau adalah Rote Open International 2015. Di ajang tersebut Raditya tidak cuma ikut meramaikan, tapi mampu menjadi pemenang di kategori Men's Open. Nama-nama surfer yang ia kalahkan tidak main-main karena di posisi kedua ada nama Darmaputra Tonjo asal Bali dan posisi ketiga ditempati oleh Dede Suryana asal Jawa Barat.

Dalam Rote Open International 2015 yang merupakan bagian dari ASC Championship 2015 ini, semua peserta harus berjuang keras demi mendapatkan gelar dan hadiah uang tunai tentunya. Berlatar air laut yang biru dengan pemandangan pantai yang mempesona lengkap dengan sinar matahari yang eksotis membuat kejuaraan ini banyak diminati oleh para surfer lokal dan beberapa surfer mancanegara.

Selain mampu menjadi yang terbaik di kategori Men's Open Rote International 2015, Raditya Rondi juga mengukuhkan dirinya sebagai surfer terbaik pada ASC Championship. Hebatnya lagi, gelar serupa pernah ia dapatkan tahun lalu, 2014.

Saat ditanya apa dirinya sudah memperkirakan dirinya tampil menjadi juara di ajang tersebut, Raditya mengatakan bahwa awalnya ia berpikir kemungkinannya sangat kecil. Ia sempat mengira akan kalah dengan pesaingnya Darmaputra di babak perempat final,

Menurutnya Darmaputra sudah menunjukkan kelasnya saat pertandingan di Taiwan sehingga saat berhadapan dengannya, Raditya mengaku cukup gugup. Beruntung, Raditya mendapatkan ombak terbaik sehingga ia mempunyai kesempatan besar untuk menjadi juara di Rote Open 2015.

Lolos dari hadangan Darmaputra, Raditya kemudian berhadapan dengan Rio Waida di babak semifinal. Kembali Raditya mampu mendapatkan ombak terbaik yang mengantarnya menuju babak final Rote Open 2015. Di babak final lagi-lagi Raditya tampil memukau dan mampu meraih poin terbanyak di kategori Men's Open.

Mau berprestasi seperti Raditya Rondi? Tidak ada kata lain selain harus berlatih tanpa kenal lelah dan tidak gampang menyerah. Para surfer-surfer lokal berprestasi ini tidak akan mampu menjadi seperti sekarang tanpa latihan dan dedikasi penuh menekuni dunia surfing. Dengan kerja keras dan semangat pantang menyerah, tidak hanya piala yang para surfer ini dapatkan, tapi kehidupan yang layak berkat penghasilan yang mereka dapatkan dari berbagai kejuaraan surfing yang mereka ikuti dan juga sponsor.