#IDARE Sang Tunadaksa di Puncak-Puncak Tertinggi Dunia

Dilihat 122 kali

Dunia pendakian di Indonesia hampir nggak pernah sepi dari peminat. Saat musim hujan bahkan kemarau, selalu ada pendaki yang bersemangat mendaki gunung. Kisah inspiratif lahir dari mereka yang selalu memiliki daya juang yang tinggi. Seorang pendaki tunadaksa asal Indonesia berhasil menggapai puncak-puncak tertinggi di Indonesia, bahkan dunia. Berikut sosok seorang Sabar Gorky.

Sabar Gorky di Puncak Gunung Dunia

Lelaki asal Solo memiliki nama asli Sabar, sementara Gorky merupakan julukan yang diberikan oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Indonesia untuk Federasi Rusia, Hamid Awaludin. Julukan ini diberikan saat Sabar berhasil mencapai puncak Gunung Elbrus pada 17 Agustus 2011 silam.

Sabar Gorky di puncak Gunung Elbrus. Source

"Gorky" dalam bahasa Rusia berarti "pahit". Sabar Gorky memaknai nama tersebut sebagai hal yang positif sebagai sebuah keteguhan hidup.

"Bahwa sepahit apapun hidup kita, hidup haruslah tetap berjalan"

Sabar merupakan pendaki tunadaksa pertama di Asia yang berhasil mencapai puncak Elbrus hanya dengan satu kaki kiri dan bantuan tongkat di tangan kanannya.

Satu Kaki Bukan Alasan Untuk Patah Semangat

21 tahun silam, Sabar terjatuh dari kereta api dan membuatnya harus rela kehilangan kaki kanannya. Sejak kejadian tersebut banyak yang memandangnya sebelah mata ketika memiliki tekad untuk mendaki puncak tertinggi di dunia.

Ketika dipandang sebelah mata, Sabar selalu merubahnya sebagai pemicu semangat, bukan kesedihan. 

Tekad dan semangat juang yang tinggi adalah modal utamanya. Source

Dengan keterbatasannya, bukan berarti ia tak mampu berjuang. Faktanya ia berhasil menggapai tiga puncak gunung tertinggi di dunia yakni Gunung Kilimanjaro (5.895 mdpl) pada 13 November 2011, Gunung Elbrus (5.642 mdpl), dan Gunung Carstensz (4.884 mdpl) pada Agustus 2015 silam.

Detik-detik Sabar Gorky mencapai puncak Carstensz. Source

Semangat, daya juang tinggi, dan tekad seorang Sabar Gorky telah menginspirasi banyak orang. Sosok panutan yang layak untuk diadopsi dalam menjalani kehidupan.

Bahwa keterbatasan sejatinya bukanlah hambatan untuk mewujudkan mimpi.

Featured Image

Sumber