Ini Waktu Yang Tepat Untuk Minum Kopi Agar Lebih Produktif

Dilihat 71 kali

Saat ini kopi udah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kita, semacam gaya hidup, mungkin ada yang sekedar ikut-ikutan atau memang pecandu kopi. Buat seorang pecandu kopi, sebagian besar pasti merasa kurang bergairah dan kurang produktif untuk menjalani rutinitasnya kalau belum menyeruput kopi pagi.

Ilustrasi kopi dan pekerjaan. Source

Dunkin 'Donuts and CareerBuilder pernah melakukan survei bahwa kopi memiliki peran utama dalam membantu para pekerja mendapatkan semangat pada pagi hari di tempat kerja. Sebanyak 43% responden penikmat kopi mengaku kurang produktif jika di pagi harinya tak meminum secangkir kopi.

Berdasarkan survei tersebut ternyata ada hubungannya dengan pilihan waktu yang pas untuk meninum kopi supaya mendapat efek maksimal dari kopi itu sendiri.

Efek Samping Kafein

Udah bukan rahasia lagi bro kalau kafein di dalam kopi mampu membuat orang bisa tetep 'melek' semalaman. Kafein adalah senyawa alkaloid, sifatnya pahit dan mampu bekerja sebagai obat perangsang psikoaktif di dalam tubuh.

Ilustrasi secangkir kopi. Source

Zat yang terkandung dalam kopi berinteraksi dengan hormon kortisol di dalam tubuh. Interaksi keduanya membantu mengatur jam internal di dalam tubuh dan meningkatkan kewaspadaan. Kortisol sendiri adalah hormon yang dihasilkan oleh kelendar adrenal dan memiliki pengaruh pada jantung, sistem saraf pusat, ginjal, dan kondisi kehamilan.

Pengaruh Hormon Kortisol Terhadap Konsumsi Kopi

Saat kita pusing banyak pikiran alias stres, secara alamiah tubuh memproduksi hormon kortisol sebagai bentuk kompensasi. Hormon ini membantu mengubah cadangan energi menjadi gula yang bisa digunakan sel tubuh sebagai bahan bakar.

Ilustrasi secangkir kopi di pagi hari. Source

Hormon kortisol berada pada titik tinggi sesaat setelah bangun tidur. Puncak tingginya terjadi sekitar tiga kali dalam sehari, antara lain sekitar pukul 8-9 pagi, 12-13 siang, dan 18-19 sore/malam. 

Minum Kopi Sebelum Beraktivitas Pagi? Pikir Ulang Deh

Ilustrasi secangkir kopi saat bangun tidur. Source

Buat lo yang suka menikmati kopi sebelum melakukan pekerjaan atau rutinitas di pagi hari, mendingan mulai mikir ulang lagi. Karena seperti yang telah dikutip dari Telegraph, riset dari Steven Miller, seorang Neuroscientist dari Uniformed Services of the Health Sciences di Maryland, mengatakan bahwa jam untuk meminum kopi yang paling tepat adalah setelah hormon kortisol telah melewati masa puncaknya (setelah pukul 9 pagi).

Mendapatkan Efek Kafein Kopi Secara Maksimal

Seseorang yang meminum kopi ketika hormon tersebut sedang tinggi-tingginya (sesaat bangun tidur, perjalanan ke kantor/kampus, sebelum pukul 9 pagi) dapat menyebabkan tubuh menaikkan toleransi terhadap kafein.

Artinya, untuk mendapatkan efek 'bergairah' yang sama, seseorang butuh jumlah kafein yang lebih banyak dan terus meningkat setiap harinya. Takaran kopi yang sama setiap pagi lama-lama tidak ampuh lagi.

Ilustrasi menikmati secangkir kopi. Source

Sama seperti konsumsi obat pada saat sakit. Ketika tubuh mengkonsumsi obat saat kondisi sehat, maka tubuh secara otomatis akan mengembangkan toleransi (resistensi) akan obat tersebut. Efeknya adalah tubuh meminta dosis yang lebih besar untuk mendapatkan efek yang sama.

So, ternyata untuk menikmati kopi ada jam-jam khususnya untuk mendapatkan efek samping kafein yang maksimal, yaitu mendapatkan "gairah" dalam menjalani rutinitas pagi. 

Selamat menikmati secangkir kopi lo bro, jangan lupa perhatikan jam-jamnya.

Featured Image

Sumber