Sensasi Greget Di Atap Borneo

Dilihat 190 kali

Meskipun Gunung Kinabalu berdiri gagah di daratan Borneo alias Kalimantan, tapi Gunung Kinabalu berada di wilayah Malaysia, tepatnya di daerah Sabah. Salah satu gunung tertinggi di Asia Tenggara ini memiliki puncak dengan tinggi 4.095 meter di atas permukaan laut.

Gunung Kinabalu terkelola dengan baik, terbukti karena menawarkan keamanan dan kenyamanan pendaki, seperti contohnya tersedianya pos-pos pendakian yang baik, pembatasan kuota pendaki, petugas gunung, pemandu, dan sampai sistem yang terintegrasi dengan baik.

Pengelolaan Gunung Kinabalu pun berada di bawah payung manajemen Kinabalu Park yang juga merupakan kawasan konservasi berstatus taman nasional yang dilindungi oleh konservasi Sabah Parks.

Pihak Taman Nasional Kinabalu membatasi dengan ketat jumlah pendaki yang mendapatkan izin mendaki per harinya yaitu sebanyak 120 orang per hari. Jumlah tersebut bertujuan untuk mengurangi peluang rusaknya alam Gunung Kinabalu serta berkaitan dengan faktor keamanan pendakian. Jumlah tersebut sudah sesuai dengan jumlah kamar yang tersedia di area Panar Laban; yang merupakan area peristirahatan bagi pendaki sebelum melakukan summit attack. 

Via hipwee.com

Uniknya di sepanjang jalur pendakian terdapat pos-pos pendakian yang sudah dilengkapi dengan air minum, toilet bersih, informasi kawasan, tempat duduk, tempat sampah, dan tandu. Nah, di tempat ini lo dipersilahkan untuk mengisi ulang botol minum lo dengan air asli gunung. 

Pos pendakian Gunung Kinabalu terdiri dari Timpohon, Pondok Kandis, Pondok Ubah, Pondok Lowii, Pondok Mempening, Layang-Layang, Vilose, Paka Shelter, Laban Rata, dan Sayat-Sayat. Setiap pos dibuat dengan masing-masing jarak sepanjang 0,5 hingga 1 KM.

Petugas gunung berjaga di pos-pos tersebut untuk registrasi pendaki yang lewat melalui guide. Setiap pendaki mendapatkan name tag sebelum mendaki dan berisi urutan kelompok dan nama-nama pendaki di dalam satu rombongan. Name tag ini harus dijaga baik-baik, karena kalau sampai hilang jangan harap bisa melanjutkan pendakian sampai puncak.

Via travel.kompas.com

Dari segi porter pun, pengelola Gunung Kinabalu menerapkan aturan harga per kilogram dengan harga 13 ringgit (Rp 40.000,-). So buat lo yang mau pakai jasa porter dihitung-hitung lagi beratnya ya supaya sesuai dengan kocek lo. Guide yang ada di Gunung Kinabalu juga telah memiliki kartu tanda sertifikasi, dan semua guide yang ada disitu tergabung dalam persatuan pemandu gunung. Para guide ini sudah terlatih dalam penanganan pendaki, pengetahuan tentang gunung, dan memandu tentunya. 

Pihak Taman Nasional Gunung Kinabalu pun menyediakan layanan transportasi dari Kantor Kinabalu Park menuju pos awal pendakian di Timpohon. Dan yang bikin keren adalah pihak taman nasional menawarkan sertifikat bukti tanda telah berhasil mendaki Gunung Kinabalu dengan harga 10 ringgit (Rp 30.000,-). Sertifikatnya berwarna kalau lo sampai puncak, dan hanya hitam putih kalau lo nggak sampai puncaknya.

Via erfind.blogspot.co.id

Untuk keadaan daruratnya, pihak pengelola memiliki strategi lain seperti penyediaan tempat landas helikopter untuk mengevakuasi pendaki yang mengalami musibah. Pemadam kebakaran pun setiap harinya bertugas sebanyak 6 orang.

Pengelolaan Taman Nasional Gunung Kinabalu membuat siapapun yang mendaki akan merasa sangat aman nyaman dan yang paling penting yaitu nggak mengesampingkan aspek konservasi. Well, lo nggak bakal nyesel mendaki Gunung Kinabalu yang super aman dan nyaman ini. Eh tapi jangan salah, walaupun aman dan nyaman tetap jangan lupa lo juga harus well prepared  karena lo nggak akan pernah tahu situasi dan kondisi ketika lo mendaki disana. Selamat meluangkan waktu dengan Kinabalu, bro!

Featured Image : vebma.com

Referensi Artikel : travel.kompas.com